April 29, 2016

FAQs

IKYEP delegates 2010 are posing in the Embassy of Republic of Indonesia in Seoul, Republic of Korea

 

Berikut adalah pertanyaan yang sering kami jumpai terkait Program Pertukaran Pemuda Indonesia – Korea.

 

Apa itu Program Pertukaran Pemuda Indonesia – Korea?
Program Pertukaran Pemuda Indonesia – Korea Selatan adalah bagian dari Program Pertukaran Pemuda Antarnegara (PPAN) yang diselenggarakan oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora). Kemenpora bekerjasama dengan pemerintah Republik Korea (Korea Selatan) melalui Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga (Ministry of Gender Equality and Family) menyelenggarakan IKYEP setiap tahunnya.

Program ini dikenal sebagai PPIKor atau dalam Bahasa Inggris yaitu Indonesia – Korea Youth Exchange Program atau disingkat menjadi IKYEP.

Kapan IKYEP pertama kali dilaksanakan?
IKYEP pertama kali dilaksanakan pada tahun 2010.

Apa yang membuat IKYEP unik?
IKYEP merupakan sebuah learning journey atau program pembelajaran bagi pemuda Indonesia dan Korea Selatan yang berfokus pada kegiatan sosial kebudayaan. Dengan mengedepankan industri kreatif sebagai platform pembelajarannya, IKYEP memberikan pengalaman unik kepada setiap peserta untuk mengalami ciri khas industri kreatif di setiap daerah yang menjadi tempat pelaksanaan fase Indonesia. Peserta akan mengalami hal serupa dengan bentuk kegiatan yang berbeda ketika fase Korea berlangsung.

Berapa lama IKYEP berlangsung?
Durasi pelaksanaan IKYEP berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Kapan IKYEP dilaksanakan?
IKYEP dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November setiap tahunnya.

Berapa jumlah peserta berpartisipasi setiap tahunnya?
Tidak tentu. Jumlah peserta bergantung pada kebijakan Kemenpora, Indonesia dan Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga, Korea Selatan.

Sebagai informasi, peserta pada tahun 2010 – 2015 dari Indonesia masing-masing berjumlah 10 orang, 10 orang, 19 orang, 19 orang, 34 orang dan 19 orang. Adapun jumlah peserta dari Korea kurang lebih sama dengan peserta dari Indonesia.

Siapa saja yang dapat menjadi peserta?
Pemuda/i Indonesia yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kemenpora dapat menjadi peserta IKYEP. Umumnya, satu provinsi hanya mendapat alokasi distribusi program sebanyak satu pemuda/i di mana kuota gender antara laki-laki dan perempuan telah ditetapkan berdasarkan pertimbangan Kemenpora.

Di mana IKYEP diselenggarakan setiap tahunnya?
Tempat dan lokasi pelaksanaan IKYEP setiap tahunnya berbeda baik di Korea Selatan maupun di Indonesia sesuai dengan kebijakan masing-masing negara.

Apa saja yang dilakukan selama program?
Selama program berlangsung baik di Indonesia maupun di Korea Selatan, peserta akan menjalani serangkaian kegiatan sebagai berikut:

  1. Courtesy Call, sebuah kegiatan di mana para peserta melakukan kunjungan yang bersifat resmi. Umumnya, peserta akan mengunjungi kementerian atau institusi nasional baik ketika berada di Korea maupun di Indonesia. Tujuannya ialah untuk memperkenalkan dan memahami pandangan dan kebijakan kementerian atau institusi tersebut terkait hubungan antara Korea dan Indonesia.
  2. Homestay, merupakan kegiatan di mana peserta akan ditempatkan di sebuah keluarga baik ketika berada di Korea maupun di Indonesia selama kurun waktu tertentu. Peserta akan menjalani kehidupan sehari-hari layaknya penduduk lokal selama tinggal bersama keluarga angkat.
  3. Kunjungan Industri/ Kebudayaan, adalah kunjungan ke industri, usaha kecil menengah atau tempat seni dan kebudayaan. Setiap peserta akan menjalani pembelajaran melalui interaksi langsung dan tidak langsung dengan para pelaku industri tersebut dengan tujuan agar peserta dapat memperoleh dan menciptakan ide-ide inovatif dan kreatif yang akan memperkaya pengetahuan mereka selepas program selesai.
  4. Cross-Cultural Awareness, islah aktivitas di mana para peserta akan berinteraksi dengan pemuda lokal baik ketika di Korea maupun di Indonesia. Interaksi dapat berupa etalase pertunjukan kesenian dan kebudayaan dari kedua delegasi di mana tarian, nyanyian serta seni audio dan visual lainnya dipertunjukkan.
  5. Workshop, ketika menjalani fase Korea, peserta Indonesia akan melakukan workshop yang berfokus pada kegiatan seni kontemporer yang menjadi unggulan ekonomi Korea. Sedangkan ketika fase Indonesia berlangsung, para peserta akan menjalani workshop yang cenderung mengarah pada industri kreatif di provinsi yang menjadi tuan rumah. Melalui workshop ini, peserta diharapkan dapat mengalami sebuah learning by doing process terkait pemanfaatan dan penerapan industri kreatif berbasis pemberdayaan masyarakat.
  6. Aktivitas kelompok, merupakan kegiatan di mana para peserta dapat menjelajahi kota atau tempat tertentu bersama dengan para peserta lain. Tujuannya agar dapat meningkatkan komunikasi dan kerja sama tim di antara para peserta.

Bagaimana caranya mengikuti IKYEP?
IKYEP adalah salah satu program pertukaran pemuda (bukan pelajar) antar negara dari Kemenpora. Oleh karena itu, persyaratannya beragam dan ditentukan oleh Kemenpora pada setiap tahunnya. Seleksi dilaksanakan per provinsi dan biasanya akan dilaksanakan sekitar bulan Maret-Mei tiap tahunnya, maka untuk lebih jelasnya mengenai program ini silahkan hubungi Dinas Pemuda Olahraga atau Purna Caraka Muda di provinsi Anda (sesuai KTP).