March 10, 2016

Walk The Talk

WALK THE TALK #1


 Wregas Bhanuteja

12792088_1105640939488254_3103907187692639762_o

23 years old | Aspiring Film Director

| Youngest Film Director in Berlinale Film Festival 2015 |


Our Story

 

“Passion is Energy. Feel the power that comes from focusing on what excites you.”

| Oprah Winfrey |

Walk the Talk edisi Februari 2016 menghadirkan Wregas Bhanutedja, sineas muda berbakat asal Yogyakarta yang karya film pendeknya berjudul ‘LEMBUSURA’ berhasil menembus salah satu festival film terbesar di dunia, Berlinale Film Festival 2015. Ia juga mendapat predikat sebagai Sutradara Termuda yang karyanya berhasil lolos seleksi pada festival bergengsi tersebut.

Wregas saat ini sedang mengasah passion dan bakatnya di bidang perfilman dengan bekerja di Miles Production yang memproduksi film-film box office nasional berkualitas mumpuni antara lain Ada Apa Dengan Cinta, Soe Hok Gie, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan masih banyak lagi. Berkat  kegigihan dan prestasinya Wregas kini dipercaya untuk menjadi Sutradara Behind The Scene atau video diary dari film “Ada Apa Cinta 2” yang bisa ditonton secara luas melalui situs Youtube. Keren!

12783636_1105640966154918_6500654772606304354_o

Pada Walk The Talk perdana yang bertempat di Bakoel Koffie Cikini, Wregas bercerita tentang perjalanan karirnya yang dimulai sejak SMA, hingga sekarang ia berhasil mewujudkan salah satu impiannya untuk bekerja dengan sutradara idolanya Riri Riza dan Mira Lesmana. Wregas menuturkan bahwa pada awalnya, orang tua tidak menyetujui keinginannya untuk berkuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) di bidang penyutradaraan. Namun penolakan itu dijadikan cambuk bagi Wregas untuk terus berjuang menghasilkan karya-karya yang layak diikutkan pada kompetisi-kompetisi film pendek demi meluluhkan hati orang tuanya. Juga demi membuka jalan yang lebih lapang untuk berkarya di bidang yang ia cintai sepenuh hati.

153063

Ia bercerita dengan penuh semangat bahwa saat telah berhasil membuat lima film pendek, Ia kembali mencoba meminta restu orang tua. Namun lagi-lagi permintaannya bertepuk sebelah tangan. Wregas pun tidak patah arang dan berkecil hati. Dengan motivasi yang menggebu untuk mengejar passion-nya, Ia kembali berusaha menambah portofolio di bidang perfilman hingga berhasil membuat sepuluh film pendek dan diundang ke Jakarta untuk mengikuti kompetisi yang akhirnya Ia menangkan. Selain memenangkan penghargaan, momen tersebut juga berhasil memenangkan hati orang tuanya yang akhirnya memberi izin pada Wregas untuk melanjutkan kuliah di IKJ. Bravo!

153062

Proses perkuliahan di IKJ semakin mematangkan bakat, pengalaman, dan ilmu Wregas di bidang perfilman khususnya penyutradaraan. Pria berusia 23 tahun ini juga pernah terlibat dalam produksi film besutan Riri Riza seperti ‘Sokola Rimba’ yang menceritakan tentang perjuangan tokoh pendidikan Butet Manurung yang merintis pendidikan untuk Suku Anak Dalam. Ia juga pernah terlibat dalam pembuatan film dokumenter tentang banjir di Jakarta yang didanai oleh PMI dan BNPB.

Hingga tahun 2016, Ia sudah membuat 25 film pendek dan beberapa karyanya telah ditampilkan serta berhasil memenangkan penghargaan baik ditingkat Nasional maupun Internasional. Di masa depan, Ia menyatakan ingin terus berkarya dengan orang-orang yang memiliki gagasan untuk disampaikan. Tidak sekedar membuat film komersil tanpa kualitas ataupun nilai-nilai edukasi yang bermanfaat bagi khalayak luas.

12772049_1105641039488244_7187183036557229966_o

Suasana Walk The Talk yang diadakan di warung kopi ini terasa begitu cair, hangat, namun penuh dengan pancaran bara semangat untuk berkarya. Narasumber dan para peserta duduk di meja yang sama, terlihat asyik saling berbagi dan mendengarkan inspirasi untuk menambah kekayaan perspektif satu sama lain. Tidak ada dikotomi bagi peserta diskusi yang seringkali hanya dianggap sebagai orang biasa tanpa prestasi. Ataupun pembicara yang selalu menghebatkan diri dengan penuh arogansi.

Di Walk The Talk, semua yang hadir memiliki frekuensi dan semangat yang sama. Anak-anak muda Indonesia yang memiliki keinginan kuat untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi demi mengejar apa yang menjadi gairah dan panggilan hidupnya.

Kerendahan hati, kerja keras dan sikap berbagi Wregas meyakinkan kami bahwa dalam beberapa tahun ke depan ia akan menjadi salah satu sutradara muda yang hasil karyanya akan melejit di industri film Indonesia. Terima kasih sudah berkenan menjadi narasumber di Walk The Talk AIKUNA edisi perdana!

Semoga anak muda Indonesia bisa terus berkarya dan berprestasi layaknya Wregas!

Nantikan edisi Walk The Talk berikutnya!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *